MA NU Banat Kudus menyelenggarakan kegiatan classmeeting dengan antusias Senin (12/17), Kegiatan
Classmeeting termasuk program yang diadakan Organisasi
Intra Sekolah (OSIS). Semua siswi turut serta dalam rangkaian kegiatan classmeeting
yang bertujuan menghilangkan kepenatan setelah berpeluh kesah menghadapi UAS gasal.
Diadakan dalam tiga hari, dimulai dari
hari Senin (11 /12/2017) s/d Rabu (13/12/2017) sontak mengembalikan keceriaan
serta menambah kebahagiaan bagi peserta didik. Kegiatan ini diadakan cukup
meriah, karena didalamnya terdapat berbagai macam perlombaan diantaranya : Lomba
bola volley, estasphoria, Corn Cooking, sholawat bernada, lcc, ceriyos jawi,
blog competition, dan kebersihan kelas. Perlombaan-perlombaan tersebut
bertempat di halaman dan beberapa ruang kelas.
Tak terlihat raut muka stress maupun galau diantara ratusan siswi MA NU Banat Kudus. Semua siswi dengan antusiasnya memeriahkan Classmeeting 2017
|
Kegiatan Classmeeting dibuka secara resmi oleh Kepala MA NU Banat Kudus Ibu Sri Roichanah M.Pd pada Senin, 11 Desember 2017 dihalaman MA NU Banat Kudus. Kegiatan ini berlangsung setelah kurang lebih 10 hari para siswi telah berupaya penuh dalam mengerjakan soal ulangan akhir semester. Dengan besar harapan agar setelah itu para siswi dapat berlomba-lomba menuju kebaikan/ keberhasilan dalam Classmeeting kali ini.
Di temui Minggu Kemarin, Rahma Puji selaku ketua osis MA NU Banat menuturkan bahwa pihaknya masih mengalami beberapa kendala dalam merealisasikan kegiatan Classmeeting, kendala yang dialami Rahma meliputi kendala waktu yang cukup singkat dan lamanya pengesahan SK Proposal. Bahkan tema Classmeeting yang kali ini mengusung tema creativity is our culture, success is our future itu tidak terkait dengan maksud tertentu melainkan hanya sebuah jargon. “Kalau untuk tema sih kita membuatnya tidak berkaitan dengan apa-apa, itu hanya jargon” tutur Rahma.
Jenis perlombaan yang diadakan juga tidak hanya terencana begitu saja, jenis perlombaan yang telah dipilih oleh pihak osis tidak langsung difinalkan begitu saja oleh pihak sekolah, melainkan menunggu kepastian dari Waka Kesiswaan terkait apa saja jenis lomba yang akan dimasukkan pada perlombaan Classmeeting 2017. Jauh sebelum itu, ada dua lomba yang sudah dipilih dari pihak osis tapi tidak disetujui oleh Waka Kesiswaan, yaitu qiro’atul kitab dan Banat Vlog Competition. Dua perlombaan tersebut tidak dimasukkan dengan alasan bahwa Banat Vlog Competition terdapat banyak kendala terutama dalam waktu untuk mengedit dan mewawancara sedangkan qiro’atul kitab hanya cocok diperuntukkan anak kelas unggulan.
Semua perlombaan dicetuskan bukan tanpa suatu alasan. Seperti halnya lomba Corn Cooking, lomba memasak ini menggunakan jagung sebagai bahan utamanya, dipilih dengan jagung karena jagung mudah ditemui dimana saja dan mudah untuk dikreasikan menjadi beberapa aneka ragam masakan.
Rahma Puji juga menegaskan bahwa ada dua perlombaan yang diunggulkan dalam kegiatan Classmeeting tahun ini yaitu Sholawat bernada dan Story telling versi Jawa/ Cariyos Jawi. Untuk itu, Rahma berharap bahwa program osis Classmeeting dapat terlaksana dengan sukses dan seluruh peserta didik dapat puas dengan penyelenggaran Classmeeting tahun ini.